Ikut Pesantren Startup di Bandung Creative Hub

pesantren/pe·san·tren/ /pesantrén/ n asrama tempat santri atau tempat murid-murid belajar mengaji dan sebagainya; pondok (KBBI)

***

Hari Sabtu lalu, 2 Juni 2017.  Kami menghadiri pesantren yang “unik”. Acaranya bernama “Pesantren Startup“yang berlokasi di Gedung Bandung Creative Hub yang keren .

Konsep pesantren ini seperti seminar atau talkshow dengan pembicara dari banyak praktisi dan pelaku startup di Indonesia.

Setelah sesi pembuka, para pengunjung dipersilahkan memilih ruangan/stage. Terdapat 4 sesi presentasi dan diskusi yang dilaksanakan secara pararel.

Kami sendiri, memilih tetap di Stage 1, yaitu ruangan auditorium karena sesi puncak akan dilakukan di auditorium juga, artinya peserta yang memilih stage lain, harus segera kembali untuk menyaksikan sesi puncak yang dibawakan oleh G0 Jek dan kitabisa.com

***


Ruangan Auditorium di Bandung Creative Hub, serasa sedang berada di bioskop.

Sesi Puncak dari Vikra Ijas (kitabisa.com), Dayu Dara Permata (Gojek), dan Pak Budi Rahardjo tokoh Startup Indonesia

 

***
Bagi saya pribadi, acara ini sangat bagus dan bermanfaat, sempat kuatir ngantuk karena acara dilaksanakan pagi hari Ramadhan, ternyata yang saya kuatirkan tidak terjadi, karena sejak sesi pembuka hingga acara selesai acaranya “pecah”, terbukti dengan membludaknya pengunjung , yang tidak kebagian tempat duduk dengan rela lesehan.

Kami akan membagi catatan saya dalam bentuk mindmap, semoga bermanfaat.

Advertisements
Posted in Event | Tagged , | Leave a comment

Coco : Mengenang Leluhur

 

Jika ingin mengetahui bagaimana masyarakat meksiko menghormati para leluhur, tontonlah film “Coco”.

Menonton film ini kita juga dapat melihat kemiripan pada budaya Tiongkok, bahkan di Indonesia dalam hal menghormati dan menndoakan para leluhur.

Pada film ini dikisahkan bahwa pada waktu tertentu, ada hari khusus dimana masyarakat mengenang dan mendoakan leluhur. Mereka memasang foto-foto para leluhur dan keluarga yang telah wafat di rumah, dan ziarah ke pemakaman.

Menurut kepercayaan masyarakat Meksiko, jika keluarga sampai tidak mengingat leluhur dan keluarga yang telah wafat, maka arwah leluhur akan menderita dan akhirnya menghilang.

***

Film produksi Disney dam Pixar ini memang sangat bagus dan penuh pesan, tak heran ratingnya 8.5 di IMDB. Selain itu sepanjang film kita akan disuguhi musik latin yang enak didengar, salah satu lagu-nya yang berjudul “Remember Me” memperoleh penghargaan “Best Original Song” pada Oscar 2018.

Sangat layak ditonton. Saya pribadi terenyuh , haru dan meneteskan air mata saat menonton film ini.

COCO

 

Posted in Film, Soul | Tagged , , | Leave a comment

Travel brings …

 

Travel brings power and love back into your live – Jalaluddin Rumi

 

Posted in Travelling | Tagged , , | Leave a comment

Naik Bis dari Singapura ke Kuala Lumpur

Tulisan ini sekaligus mengupdate tulisan kami yang lama disini : https://lanostrascrittura.wordpress.com/2013/03/18/backpacking-ke-kuala-lumpur-lanjut-ke-singapura-via-jalan-darat/

***

Saat ini sudah tidak ada lagi kereta langsung dari Singapura ke Kl dan sebaliknya.

Jika naik kereta dari Singapura, maka kereta hanya berhenti hingga Johor Bahru. Maka opsi lainnya, dari Singapura naik bis dulu ke Johor Baru.

Dari Johor Baru, kereta hanya melaju hingga Gemas, Negeri Sembilan.  Dari Gemas, harus ganti kereta menuju Stasiun KL Sentral.

Jika melihat pilihan jadwal disini http://www.ktmb.com.my/ ,  jika kita mengambil rute malam, maka saat tiba di Stasiun Gemas kita perlu menunggu 4 jam untuk berganti kereta ke Stasiun KL Sentral.

Atas dasar itu, kali ini kami lebih memilih menggunakan Bis.

***

Cara Memesan Bis

Banyak website pemesanan tiket bis online seperti  https://www.easybook.com dan https://www.redbus.my.

Namun kemarin kami memilih di easybook.com dengan pertimbangan sedang ada diskon yang cocok.

Setelah memperhatikan review dan jadwal yang cocok, kami memilih armada bis Eltabina.

Susunan kursi bis yaitu 1 kolom dan 2 kolom, ukuran kursi cenderung lebih luas dan jarak antar kursi lebih lenggang di bandingkan bis-bis pada umumnya di Indonesia.

Sesuai perkiraan kami,  karena hari jum’at walaupun sudah malam, perbatasan Singapura dengan Malaysia masih padat dan macet.

Bis berangkat sesuai jadwal pukul 22:15,  dengan macet di perbatasan dan pemeriksaan Imigrasi, kita tiba di Kuala Lumpur sekitar pukul 05:00.

 

Posted in Tips, Travelling | Tagged , , | 1 Comment

Tidak tahu cara membalasnya

Sayyidina Hasan pernah dicaci maki oleh orang yg tidak suka padanya. Ia dicaci maki habis-habisan di depan putranya. Tapi beliau hanya diam saja tidak membalas..

Sang putra bertanya :
“Kenapa ayah tidak membalas caciannya? Bukankah ayah tidak seperti itu..?”

Sayyidina Hasan menjawab: “Ayahku, Ali bin Abi Thalib, Ibuku, Fatimah Az-Zahra, dan Kakekku, Muhammad Saw, mereka semua tidak pernah mengajari dan memberi contoh kepadaku bagaimana mencaci maki itu.. Jadi aku tidak tahu bagaimana caranya membalasnya..”

آللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ

 

Posted in Motivasi, Soul | Tagged | Leave a comment

Dari Techlaw Fest 2018 Singapura

Beberapa waktu lalu kami menghadiri event Techlaw Fest 2018 di Suntec, Singapura.

Para pengunjung yang hadir berlatar belakang hukum, entrepreneur, profesi IT dan profesi lainnya.

Menurut kami ada 2 isu utama yang melatarbelakangi event ini yaitu bagaimana teknologi yang muncul diatur untuk mendorong inovasi yang bertanggung jawab dan mencegah penyalahgunaan, serta isu hukum yang muncul sebagai konsekuensi dari kemajuan teknologi, serta bagaimana hukum menanganinya .

Di event ini pengunjung dapat menghadiri konfrensi, eksibisi, tech talk, hackaton hingga membuat reservasi online janji temu (meeting) dengan peserta lain.

***

Perusahaan seperti Microsoft, CrimsonLogic juga hadir memeriahkan acara ini dan perusahaan lain dari berbagai dunia. Juga startup, termasuk startup-startup yang melakukan  pitching di hadapan calon investor. Lalu beberapa institusi pendidikan hukum juga turut hadir.

***

Dari beberapa obrolan, ada hal yang membuat kami bangga, kami menangkap bahwa Indonesia terkenal akan cepatnya pertumbuhan startup dan inovasi. Hal ini membuat negara lain, termasuk negara negara tetangga ingin berpartisipasi masuk ke Indonesia.

***

Catatan : Ke Singapura kali ini, kami tidak menggunakan kartu EZ Link yang biasanya. Tapi kami mencoba kartu EZ Link “Singapore Tourist Pass (STP)”, dengan menggunakan STP kami tidak perlu memikirkan Top Up jika saldo kartu tidak cukup, karena dengan kartu EZ Link STP ini kita bebas tanpa batasan, untuk menggunakan MRT, LRT dan Bis Umum selama di Singapura.

Harganya adalah $10 (1 hari), $16 ( 2 hari) dan $20 (3 hari), semua opsi hari ditambah deposit $10 yang dapat diambil kembali saat kita mengembalikan kartu.

 

 

Posted in Event, Layanan, Travelling | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Simplicity …

Simplicity is the ultimate sophistication (Kesederhanaan adalah kecanggihan tertinggi) – Leonardo da Vinci

Posted in Motivasi, Soul, Tokoh | Tagged | Leave a comment