Berkunjung ke SLB Wyata Guna

Pertama kali dalam seumur hidup saya mengunjungi Sekolah Luar Biasa. Sudah sejak lama ingin bersilaturahmi ke salah satu Sekolah Luar Biasa. Dan akhirnya kesampaian juga. Kali ini saya mengunjungi SLB Wyata Guna di Jl. Pajajaran Bandung bersama murid-murid dan guru-guru SMP Bahtera dalam rangka City Tour SMP Bahtera.

Ketika sampai di sana, pertama yang saya lihat adalah dua remaja putri yang sedang latihan lempar cakram di halaman sekolah. Saya berfikir mereka adalah tuna wicara, karena cara berkomunikasi di antara mereka menggunakan isyarat tangan. Walaupun cara berkomunikasi mereka tidak seperti yang sering saya lihat, tapi mereka sangat semangat dalam latihan. Teringat dulu ketika masa SD, kakak perempuan dari seorang teman adalah seorang tuna wicara juga. Walaupun kami berbeda usia 2-3 tahun dan berbeda dalam cara berkomunikasi tetapi kami tetap bermain bersama dan berteman baik.

Sesungguhnya saya ingin sekali menyapa mereka tapi karena mereka sedang serius latihan dan kami harus melanjutkan kegiatan, maka saya tak sempat berkenalan. Hari yang sungguh diberkahi, saat kami di sana ditemani dengan hujan deras. Seorang guru memberikan sapaan ramah kepada kami dan setelah itu mengobrol bersama. Di sana kami diperlihatkan dengan begitu banyak penghargaan atas keberhasilan yang telah diraih murid-murid SLB dan juga diperlihatkan salah satu buku pedoman pelajaran Bahasa Inggris.
Terakhir kami diperkenalkan dengan beberapa murid yang kurang dan bahkan tidak dapat melihat sama sekali. Mungkin usia mereka sekitar 9-13 tahun. Saya sangat senang bertemu mereka. Senyum tulus mereka membuat saya sangat bersyukur dapat berada di sana dan bersyukur dengan segala rezeki yang diberikan Allah SWT. Untuk kenang-kenangan, kami foto bersama. Karena kami masih ada kegiatan selanjutnya, maka kami pun segera pamit.

SLB Wyata Guna
Guru & Murid-murid SMP Bahtera (jas biru) bersama teman-teman dari SLB Wyata Guna.

Ketika akan pulang, kami diperkenalkan dengan beberapa murid putra tuna netra yang basah kuyup setelah main air hujan. Usia mereka mungkin sekitar 8-10 tahun. Salah satu dari mereka memakai topi bertuliskan huruf braille. Wow, ini adalah pertama kali saya melihat huruf braille di depan mata. Sungguh luar biasa dan unik! Mudah-mudahan saya mendapat kesempatan untuk melakukan sesuatu bersama mereka kembali.

SLB Wyata Guna2
Topi dengan tulisan braille

This entry was posted in Soul and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s