Mencoba Layanan Tiket Elektronik Commuter Line

Usai silahturahmi ke Yogyakarta. Masih dalam rangka berlebaran dengan keluarga, kami meluncur ke Bogor. Kami memilih menggunakan kereta api dengan tujuan Stasiun Gambir- Jakarta, dan berniat melanjutkan dengan KA Commuter Line menuju Bogor.

Tiba di Stasiun Gambir pada pagi hari, kami baru tahu bahwa sekarang Commuter Line tidak berhenti di Gambir. Stasiun Gambir hanya digunakan untuk keberangkat dan kedatangan kereta api jarak jauh.

Untuk menggunakan Commuter Line, dari Gambir dapat menuju Stasiun terdekat seperti Djuanda dan Gondangdia.

Dan bajaj adalah pilihan yang tepat untuk mengantar kami ke Stasiun Djuanda

* * *

Tiba di Stasiun Djuanda kami langsung menuju loket dan membeli tiket elektronik “single trip” menuju Bogor.

Petugas akan memberikan struk pembayaran dan tiket berupa kartu.

Struk_Ticket
Kartu ini yang akan digunakan untuk masuk dengan cara men-tap gerbang.

Jika sudah sampai di stasiun yang dituju, penumpang tinggal memasukan kartu ke slot gerbang untuk membuka pintu gerbang.

Gerbang Ticket

Calon penumpang tidak akan kebingungan, karena telah siap petugas yang akan membantu menjelaskan prosedurnya.

* * *

Secara keseluruhan layanan Commuter Line banyak sekali mengalami kemajuan, jika begini terus saya yakin, kita akan dapat mengejar layanan kereta api di negara tetangga seperti di Singapura dan Malaysia.

Ada beberapa hal yang kami catat yaitu :

1. Ticketing
2013-08-12 15.30.46
Untuk pembelian tiket saat ini dilakukan melalui loket, akibatnya terjadi antrian yang panjang, perlu ditambah mesin otomatis pembelian tiket.

2. Petunjuk rute
2013-08-12 16.59.43

Di dalam gerbong sudah ada peta seluruh stasiun, hanya belum ada petunjuk dimana kita sekarang berada dan stasiun apa yang akan dituju. Akan lebih bagus lagi jika ada petunjuk dalam bentuk voice.

3. Gerbong khusus wanita
2013-08-12 16.57.33
Dalam pantauan jarak jauh, sepertinya tidak ada laki-laki yang berada di gerbong khusus wanita.

* * *

2013-08-12 16.46.53

Secara keseluruhan terlihat sekali peningkatannya, dan sepertinya akan terus dievaluasi, seperti penggantian Kartu Single Trip yang diganti dengan Tiket Harian Berjaminan sebagai respon dari banyaknya kartu Single Trip yang hilang (berita terkait ada disini ).

Maju terus perkeretaan api di Indonesia.

This entry was posted in Travelling. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s