anggrek dan ular

Jalaluddin Rumi says :

Seseorang yang begitu senang, nikmat melihat dan menyebut-nyebut kebaikan orang lain bagaikan hidup di sebuah taman yang indah. Ke sini anggrek ke sana melati. Pokoknya, kemana saja mata memandang yang tampak hanyalah bebungaan yang indah mekar dan harum mewangi. Di mana-mana yang terlihat hanyalah keindahan.

Sebaliknya, orang yang gemar melihat aib dan kejelekan orang lain, pikirannya hanya diselimuti dengan aneka keburukan, hatinya dikepung dengan prasangka-prasangka buruk. Karena itu, kemana pun matanya melihat yang tampak adalah ular, kalajengking, duri dan sebagainya. Di mana saja ia berada senantiasa tidak akan pernah dapat menikmati indahnya hidup ini. (Jalaluddin Rumi)

This entry was posted in Soul, Tokoh and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to anggrek dan ular

  1. untung di Anggrek ga ada ular…..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s