Harmoni di Pulau Dewata

Undangan pernikahan keluarga di Bali, membuat saya dan keluarga memiliki kesempatan berkunjung kembali ke Bali yang merupakan provinsi ke-17 di Indonesia. Daerah yang terkenal karena keindahan alamnya dan memiliki banyak objek wisata.

Pada tahun 2015 lalu, Bali memperoleh penghargaan sebagai pulau terbaik kedua di dunia, setelah Kepulauan Galapagos, Equador versi majalah Travel and Leisure.

Sejak Januari hingga Juli 2015, tercatat terdapat 4,55 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Bali.  Rekan saya dari luar negeri mengatakan bahwa dalam 7 tahun terakhir ini, ia tidak pernah melewatkan berkunjung ke Bali tiap tahunnya.

***

Tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, kami menuju Singaraja. Di tengah perjalanan, kami sempatkan mampir ke Danau Bratan, danau yang berada di ketinggian 1.200 meter dengan daerah cukup sejuk. Di danau ini juga terdapat Pura, yang dapat kita lihat pada uang Rp.50.000.

IMG_20150409_125008

***

Singaraja

Tiba di Singaraja kami sempatkan berkunjung ke Pura tempat almarhum kakek saya beristirahat. Keluarga di Singaraja, menyambut kami dengan sangat ramah.

Saat mendoakan alm. kakek saya, kami dipersilahkan berdoa dengan cara masing-masing. Semoga kunjungan ini bisa menjadi bentuk ungkapan terimakasih kepada alm. kakek saya.

IMG-20150410-WA0000

***

Esok harinya, kami menghadiri pernikahan keluarga kami. Upacara dilakukan menggunakan adat Bali. Untuk kami, keluarga dan tamu yang Muslim, disediakan berbagai sajian makanan khusus untuk Muslim.

IMG-20150410-WA0027

Sebagai tambahan, di Bali terdapat tradisi turun temurun bernama “Ngejot”, yaitu tradisi saling memberikan makanan kepada tetangga sebagai bentuk ucapan terimakasih yang dilakukan pada hari Raya masing-masing. Pemberian makanan dilakukan tidak hanya kepada sesama, tetapi juga kepada pemeluk agama yang berbeda.

Pada Hari Idul Fitri, masyarakat muslim akan memberikan makanan kepada tetangga yang beragama Hindu, Nasrani dan lainnya. Begitu juga sebaliknya, saat Nyepi dan Galungan, masyarakat Hindu akan memberikan makanan kepada tetangganya, jika kepada tetangga Muslim mereka akan memberikan makanan seperti kue dan buah-buahan.

This entry was posted in Soul, Travelling and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Harmoni di Pulau Dewata

  1. Iradah Rahman says:

    Pengalaman yang sangat berkesan.
    Bali itu indah dan penduduknya ramah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s