Kibr : Sifat keturunan dari ‘ujb

Kibr adalah nama dari suatu keadaan jiwa di mana seseorang merasa memiliki kelebihan dan bersikap angkuh terhadap orang lain. Tanda-tanda kibr terlihat pada perbuatan-perbuatannya. Gejala-gejala kibr terlihat jelas sehingga diketahuilah bahwa ia itu angkuh. Kibr merupakan sesuatu yang berbeda dengan ‘ujb. Seperti sudah diuraikan sebelumnya, sifat ini merupakan keturunan dan buah dari pohon ‘ujb.

‘Ujb terdiri atas cinta diri dan keangkuhan, dan makna kibr adalah menganggap diri sendiri lebih unggul daripada orang lain. Bila seseorang merasa memiliki kelebihan, kemudian terkuasai oleh rasa bangga dan sifat suka dipuji-puji maka keadaan seperti itu disebut ‘ujb.

Dan bila ia mangganggap orang lain tidak memiliki kelebihan yang dibayangkan ada pada dirinya itu, berarti ia merasa dirinya memiliki keunggulan atas orang lain, dan perasaan seperti itu mewujudkan pada dirinya sifat berlagak, yaitu keangkuhan.

Dalam pengertian ini, kibr merupakan suatu keadaan jiwa, dan bila sudah mempengaruhi perilaku dan ucapannya, maka itu disebut takabbur. Pendek kata, orang yang memetingkan diri sendiri itu selalu menjadi cinta diri. Dan bila, cinta diri ini sudah menghujam pada dirinya, maka perwujudannya berupa keangkuhan terhadap orang lain.

Penyebab Kibr

bersambung …

This entry was posted in Umum and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Kibr : Sifat keturunan dari ‘ujb

  1. Pingback: Hari Ke Tiga Belas – Pejuang 30 Hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s