One Heart

Di musim 2015/2016 Leicester City menjadi fenomena, di saat Liga Inggris hanya menyisakan beberapa pertandingan lagi, mereka kokoh di puncak klasemen.

Pada musim kedua Leicester City ini, pasca promosi ke Divisi Utama, menurut saya faktor terbesar yang membuat permainan Leicester begitu solid dan efisien ada pada Manajer-nya, Claudio Ranieri, berikut quote-nya :

This is a small club that is showing the world what can be achieved through spirit and determination. Twenty six players. Twenty six different brains. But one heart. – Claudio Ranieri

Raineri tidak membeli pemain superstar, lagipula Leicester bukanlah klub kaya seperti Duo Manchester atau Chelsea. Menurut saya hanya Shinji Okazaki, striker Jepang eks penyerang Mainz yang namanya cukup beken.

Di tangan Raineri, Leicester City berhasil menerapkan filosofi olahraga sepakbola yang sesungguhnya, bahwa sepakbola bukan olahraga individual, melainkan olahraga tim yang memerlukan kerjasama.

Dan jika membaca kembali Quote Ranieri diatas, maka kita juga akan teringat pada quote salah satu legenda basket sbb:

One man can be a crucial ingredient on a team but one man cannot make a team. – Kareem Abdul-Jabbar

This entry was posted in Motivasi, Tokoh and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s