Subuh Yang Syahdu

Sekitar beberapa tahun yang lalu …

Dari dalam bis, dari kejauhan kami berdiri mengangkat tangan mencoba menyapa dan menyampaikan salam. Dari kejauhan tampak tempat peristirahatanmu yang berpendar cahaya.

Turun dari bis, kami disambut udara sejuk, malah dapat dikatakan dingin yang tidak kami temui di tempat asal kami.

***

Ya waktu itu, kami tiba tepat saat adzan subuh berkumandang. Bergegas kami menuju masjid, di masjid itu juga engkau beristirahat.

Sholat Shubuh berjamaah di Madinah al Munawwarah itu adalah sholat pertama kami di kotamu. Saat sholat berlangsung, ketika sujud pertama air mata ini menetes tiba-tiba, menetes dengan sendirinya.

Masih teringat jelas momen dan rasa dimana air mata itu menetes tiba-tiba, ah rindu …

Semoga bisa menjadi kenangan dan juga kerinduan agar dapat selalu mengingatmu ya Rasulullah.

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad

umrah-1

 

Advertisements
This entry was posted in Soul, Tokoh, Travelling and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Subuh Yang Syahdu

  1. Pingback: Day 11 – 11 Desember | Site Title

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s