Pare in Love

Banyak yang bertanya kepada kami (saya & istri) , kenapa lebih memilih travelling ke Pare dibandingkan ke kota-kota wisata lainnya.

Tulisan ini akan menjawab pertanyaan diatas 🙂

Kami ingin berbagi pengalaman berlibur sambil belajar yang menyenangkan di Pare. Kota ini memang lebih dikenal dengan Kampung Inggris-nya, dimana terdapat banyak sekali lembaga Bahasa Inggris, dan bahasa lain seperti Bahasa Arab, Mandarin, Perancis serta bahasa asing lainnya.

pare

Kota Pare diapit beberapa gunung, diantaranya Gn Kelud dan Gn Kawi. Tak heran sejak di Stasiun Kediri, mudah ditemui para pendaki gunung yang baru naik atau turun gunung.

Untuk tempat tinggal, cukup sulit mencari tempat tinggal untuk pasangan suami istri di Pare, karena mayoritas hanya untuk laki-laki saja, atau perempuan saja. Namun, setelah berkeliling, kami beruntung dapat menyewa kamar yang tidak jauh dari tempat kami belajar. Sebenarnya, tempat kost ini khusus putri, namun si pemilik kost memperbolehkan kami menyewa karena kami dapat menunjukan surat nikah kami. Letak kamar yang kami sewa, terpisah dari kamar-kamar atau tempat aktifitas penghuni lainnya, jadi tidak mengganggu.

Untuk tempat belajarnya, kami memilih Brilliant, pertimbangannya mereka memiliki kelas singkat selama 5 hari dan memiliki native speaker.  Sejak subuh, tepatnya usai sholat subuh , diadakan Study Club di camp masing-masing, lalu dilanjutkan beberapa kelas hingga malam, jadi totalnya per hari ada 6 sesi belajar.

Jadwal per hari yang padat namun menyenangkan. Sayangnya kami hanya dapat mengambil 5 hari saja,  idealnya ingin mengambil 1 bulan sampai 3 bulan, namun apa daya, tidak mungkin mengambil cuti kerja selama itu he he …

img20170131090803

img20170128133341

img20170131160426

***

Tempat Wisata, Transportasi dan Kuliner Pare

Pada hari Sabtu dan Minggu, pada umumnya tidak ada kelas. Kami memanfaatkannya dengan keliling Pare dengan menggunakan sepeda, Kota Pare adalah kota sepeda yang akan saya ceritakan nanti.

Menurut kami, objek wisata yang harus dikunjungi adalah Gua Surowono yang dapat ditempuh dengan sepeda sekitar 7 km. Sebelum berkunjung kesana, jangan lupa bawa baju ganti karena dijamin pasti basah kuyup.

Gua Surowono menawarkan petualangan menelusuri gua yang tidak besar, namun masih cukup dilalui manusia. Terdapat 3 gua yang saling terhubung, dengan ketinggian air sepaha, hingga nanti akhirnya kita harus jongkok sehingga air mencapai sedada.

Untuk kuliner di Pare relatif murah, jangan lewatkan mencoba nasi pecel tumpang yang enak sekali, letaknya tepat di Rumah Sakit HVA Toeloengredjo.

img20170128065827

Juga yang wajib dikunjungi Warung Ketan Susu legendaris di Jl. Pancawarna

img20170129072802

Untuk transportasi harian, jangan ragu untuk menyewa sepeda sesuai kebutuhan, per hari, perminggu hingga per bulan. Untuk biaya sewanya sangat terjangkau dan semua jenis sepeda ada dari sepeda onthel , keranjang hingga sepeda gunung.

Dan jangan kuatir kehilangan sepeda, Pare adalah Kota Sepeda, kita dapat melihat sepeda dan banyak parkiran sepeda. Sepeda cukup diletakan begitu saja diluar tempat tinggal, insyallah tidak akan hilang.

img20170128074621

img20170128151734

***

Bagi kami walau hanya 5 hari di Pare, kami banyak mendapatkan pengalaman dan ilmu baru. Liburan dan belajar dapat sekaligus.

Sebenarnya ingin lebih lama di Pare, misal 1 bulan, tapi bagaimana izin ke kantornya he he … 🙂

Sebagai penutup, kami sertakan beberapa info dan tips sebelum berkunjung ke Pare, semoga bermanfaat :

  • Cuaca di Pare tidak bisa diduga, cuaca yang awalnya cerah serta panas dalam beberapa menit saja dapat berganti hujan lebat.
  • Pastikan memilih fokus kebutuhan Anda , misal General English, Speaking, Writing, TOEFL, IELTS dan sebagainya.
  • Setiap lembaga kursus memiliki kelebihan masing-masing, ada yang unggul di speaking, ada yang unggul di grammar dan lain-lain. Coba browsing dulu untuk mengetahui profil lembaga kursus di Pare.
  • Sebagian besar periode kursus dimulai tanggal 10 dan 25 tiap bulannya.
  • Untuk referensi ,kami sertakan beberapa nomor yang mungkin berguna berdasarkan pengalaman kami :
    • Telp antar jemput Stasiun Kediri ke Pare: Angkot Giso 081556654713 dan 082331598372 serta dengan Carry Pak Joko : 085204100754, 085736008753
    • No. Kost Flamboyan yang kami tempati : 081808165108, 085853336227

* Terimakasih untuk teman-teman sekelas dan tutor-tutor baik yang telah mengajar kami, Mr. Christopher, Mas Agung, Mbak Lia, Mas Rifa dan Mas Yoga. Mas Andre, Mas Reef, Mbak Devi dan Mbak Nadia.

Advertisements
Quote | This entry was posted in Travelling and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Pare in Love

  1. Chika Hs says:

    Dari tahun berapaaa…. pengen ke sana, tapi belum tercapai. Salah sendiri juga sih, tidak dimasukkan ke dalam daftar destinasi liburan. Jadi kelewat terus.

  2. Lia Anata says:

    Thanks a lot too Mr. Rayyan.. Barakallah fil ilmi, I wish. although just a week, But It’s useful for you..insha allah,,

  3. Agung Anata says:

    So amazing ….
    thanks a lot mr rayyan
    we are going to miss you
    if you have free time, just come to Pare again

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s